Cara mencatat keuangan pribadi yang benar-benar dipakai
Diperbarui:
Kebanyakan orang berhenti mencatat keuangan bukan karena malas, tapi karena caranya terlalu rumit. Panduan ini memulai dari yang paling kecil: catatan yang cukup untuk menjawab satu pertanyaan, ke mana uangku pergi bulan ini.
Mulai dari satu tujuan
Sebelum memilih aplikasi atau buku, tentukan untuk apa kamu mencatat. Tujuan yang jelas membuat kamu tahu data apa yang perlu dicatat dan mana yang boleh dilewati.
- Ingin tahu ke mana uang habis setiap bulan
- Ingin menabung untuk target tertentu
- Ingin mengurangi cicilan atau utang
- Ingin mengatur uang bersama pasangan atau keluarga
Catat semuanya, termasuk yang kecil
Pengeluaran kecil yang berulang, seperti kopi, parkir, atau top up e-wallet, sering menjadi bagian terbesar yang tidak terlihat. Catat semuanya selama satu bulan penuh sebelum mengambil kesimpulan. Bulan pertama tujuannya bukan berhemat, tapi melihat gambaran yang jujur.
Catat juga pemasukan, sekecil apa pun: gaji, bonus, hasil freelance, atau uang yang dikembalikan teman. Tanpa itu, sisa uang tidak bisa dihitung.
Pakai kategori yang sedikit
Enam sampai delapan kategori sudah cukup: makanan, transportasi, tagihan, belanja, hiburan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Kategori yang terlalu banyak membuat kamu ragu setiap kali mencatat, dan keraguan itu yang membuat kebiasaan berhenti.
Kalau ada pengeluaran yang sulit digolongkan, masukkan ke lainnya dulu. Rapikan saat tinjauan mingguan.
Catat di hari yang sama
Mencatat langsung setelah membayar hanya butuh beberapa detik. Menunda sampai akhir minggu berarti kamu harus mengingat belasan transaksi, dan sebagian pasti terlupa. Kalau tidak sempat, simpan struk atau tangkapan layar bukti bayar, lalu catat malam harinya.
Tinjau seminggu sekali
Sediakan sepuluh menit di hari yang sama tiap minggu. Lihat total per kategori, cari satu pengeluaran yang paling mengejutkan, dan putuskan apakah itu memang penting bagimu. Satu keputusan kecil setiap minggu lebih berguna daripada rencana besar yang tidak dijalankan.
Setelah satu bulan
Dengan data satu bulan penuh, kamu bisa menyusun anggaran yang realistis, karena dasarnya pengeluaran nyata, bukan perkiraan. Langkah berikutnya ada di panduan cara membuat anggaran bulanan.